Kamis, 18 Februari 2010

Persekam Metro Juara Kompetisi Divisi I

persekametro.jpg Kesebelasan Persekam Metro Kabupaten Malang secara dramatis merebut mahkota juara kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2009-2010 setelah dalam pertandingan final yang menegangkan berhasil mengungguli tim Persemalra Maluku Tenggara 4-1 melalu adu tendangan penalti, Rabu (17/2) malam di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat.

Sukses Persekam Metro Malang merebut gelar ibarat anti klimaks dari dominasi permainan dan lebih banyaknya peluang mencetak gol yang dimiliki oleh tim Persemalra Maluku Tenggara pada pertandingan reguler 2 x 45 menit dan perpanjangan waktu 2 x 15 menit.

Laga puncak kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2009-2010 ini mesti diselesaikan melalui adu tendangan penalti setelah pada pertandingan normal 2 x 45 menit dan perpanjangan waktu 2 x 15 menit kedua tim bermain imbang tanpa gol. Pada pertandingan penentuan peringkat 3-4 yang digelar beberapa jam sebelumnya, tim PSCS Cilacap Jateng unggul tipis 1-0 atas Perseru Seruii melalui gol tunggal Heru Santoso menit ke-83.

Dalam drama adu penalti ini, pencetak gol Persekam ke gawang Persemalra yang dikawal kiper Caytanus Ohoilulung berturut-turut dicetak oleh M.Farid, Yoseph, Nurul dan Abdul Rochim, untuk membuat kedudukan menjadi 4-1. Dari tiga penendang awal Persemalra, hanya Acken Nawadan yang sukses mencetak gol,.sementara eksekusi Hugo Kaberi dan John Pattikawa membentur mistar.

Disaksikan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan tiga anggota Komite Eksekutiv, yakni Mafirion, Ferry Paulus dan Joseph Refo, pertandingan puncak gelaran kompetisi Divisi I Liga Indonesia antara Persemalra Maluku Tenggara dan Persekam Matro Kabupaten Malang yang ditayangkan langsung oleh TVRI ini berlangsung menarik dengan kedua tim sama-sama tampil agresif. Namun demikian, dalam permainan terbuka yang dipimpin wasit Novari Iksan (Jakarta Utara) ini, kubu Persemalra Maluku Tenggara tampak lebih mendominasi serangan.

Persemalra Maluku Tenggara nyaris memimpin pada menit ke-15 seandainya tendangan setengah voli Anton Rumangun dari sebuah kemelut di jantung pertahanan Persekam tidak membentur mistar bagian atas gawang tim Kabupaten Malang itu, sementara kiper Galih sudah terlihat mati langkah.

Setelah itu, anak-anak Maluku Tenggara memperoleh peluang emasnya yang kedua melalui pemain depan John Pattikawa. Sayang tendangan kaki kanan John Pattikawa beberapa menit di depan kotak penalti gawang Perselam masih membentur bagian kiri bawah gawang Persekam. John Pattikawa tampaknya kurang tenang karena ditempat ketat dua pemain belakang Persekam.

Persemalra Maluku Tenggara juga memiliki lebih banyak peluang di babak kedua, namun gagal membuahkan gol karena lebih sering kandas di daerah pertahanan Persekam. Demikian juga dengan Persekam Metro Malang, yang sama-sama menyuguhkan permainan cepat dalam tempo tinggi itu. Hingga wasit Noviar Iksan meniup peluit panjang, kedua tim pada pertandingan waktu normal 2 x 45 menit harus puas bermain imbang tanpa gol.

Empat tim terbaik kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2009-2010 ini, yakni Persemalra Maluku Tenggara, Persekam Metro Malang, PSCS Cilacap dan Pereru Serui memperoleh piala tetap yang diserahkan bergantian oleh Ketua Umm PSSI Nurdin Halid, anggota Exco, serta pimpinan BLAI

"Kompetisi Divisi I ini setiap tahun tentu memang harus terus menerus ditingkatkan kualitasnya." ungkap Ketua Umum PSSI Nurdin Halid saat menjawab pertanyaan wartawan seusai pertandingan. Ketua Umum PSSI lebih jauh menegaskan, meskipun sifatnya amatir, namun kompetisi Divisi I adalah jembatan menuju liga profesional.

Kompetisi Divisi I Liga Indonesia PSSI diselenggarakan sejak pertengahan tahun silam, diikuti seluruhnya oleh 66 tim yang dipertandingkan dalam 12 grup babak penyisihan, dan total mementaskan 270 pertandingan termasuk final.

Dari gelaran kompetisi Divisi I ini delapan tim memperoleh promosi ke Divisi Utama pada musim kompetisi 2010-2011 mendatang. Ke-8 tim adalah peserta babak delapan besar, yakni Persemalra Maluku Tenggara, Persekam Metro Malang, PSCS Cilacap, Perseru Serui, Barito Putra, PS Bengkulu, PSLS Lhok Seumawe, dan Persikubar Kutai Barat.

"Tentu kita semua berharap ke-8 tim yang memperoleh promosi ke Divisi Utama ini sama-sama akan meningkatkan kualitas pemainnya sehingga bisa bersaing dengan tim-tim yang sudah eksis di sana," jelas Iwan Budianto, ketua BLAI.

Menyusul tuntasnya kompetisi Divisi I ini, BLAI kini tinggal menyelesaikan kompetisi Divisi III yang saat ini baru memasuki pertarungan babak 16 besar. BLAI sebelumnya telah merampungkan kompetisi Divisi II yang dijuarai oleh Persikasi Kabupaten Bekasi, disusul Persewangi Banyuwangi, PS Bangka dan PS Gayoh Luwes, serta kompetisi U-18, dan U-15 Liga Medco.(adi)

Sumber : http://www.pssi-football.com/id/view_news_111082.php?id=2420

Tidak ada komentar:

Selamat Datang Di Buabuazone Nusantara | Agama Islam Terbaru : Ekonomi Syariah, Segera : Tentang Agama Islam Lainnya | Bisnis Dan Internet Terbaru : Bisnis Minyak Nilam, Segera : Tutorial Bisnis Online Lainnya | Budaya Terbaru : Budaya Jawa, Segera : Budaya Papua | Ekonomi Dan Politik Terbaru : Penjelasan Tentang Inflasi, Deflasi, Dan Bank, Segera : Perkembangan Perekonomian Indonesia | Militer Terbaru : Tentara Nasional Indonesia, Segera : Armada Perang Tentara Nasional Indonesia | Musik Terbaru : Lagu-Lagu Anti Komersil Dan Lagu-Lagu Rock Festival Indonesia, Segera : Penyanyi-Penyanyi Legenda Indonesia | Olahraga Terbaru : Liputan Seputar Piala Dunia 2010, Segera : Berita Terbaru Dan Hasil Pertandingan Terbaru Piala Dunia 2010 | Pendidikan Dan Pengetahuan Terbaru : Tarsius, Primata Terkecil Di Dunia, Segera : Informasi Tentang Ilmu Pengetahuan Lainnya | Sastra Terbaru : Kisah Si Malin Kundang, Segera : Cerita-Cerita Rakyat Lainnya | Wisata Terbaru : 10 Monumen Yang Paling Menakjubkan Di Dunia , Segera : Kota-Kota Tujuan Wisata Indonesia | Selamat Membaca Dan Tataplah Dunia Bersama Buabuazone Nusantara...^_^
 
© Copyright by Buabuazone Nusantara  |  Template by http://blogtemplate4u.com/